Keindahan Pantai Ulee Lheue Aceh Yang Bersejarah

Keindahan Pantai Ulee Lheue Aceh Yang Bersejarah – Pantai Ulee Lheue sebuah pantai menakjubkan yang berada di pinggir jalan utama, supaya menjadikannya sebagai pantai yang sering di kunjungi tiap tiap hari terutama oleh penduduk lokal.

Jika berangkat dari pusat Kota Banda Aceh, maka selama jalan menuju pantai ini jadi sebuah petualangan wisata kuliner juga.

Pantai Ulee Lheue jadi salah satu wisata bahari di Aceh yang amat cocok sebagai wisata keluarga, wisata kuliner, dan wisata yang murah meriah.

Lokasi Dan Alamat Pantai Ulee Lheue

Lokasi dan alamat pantai Ulee Lheue berada di Gampong Ulee Lheue, Kecamatan Meuraksa, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh – Indonesia.

Rute Menuju Pantai Ulee Lheue Aceh

Rute menuju Pantai Ulee Lheue dari Kota Banda Aceh sangatlah dekat, hanya berjarak tidak cukup lebih 7 kilometer dengan total sementara tempuh kira-kira 15 menit perjalanan.

Jika rute berawal dari Kota Banda Aceh, maka rute setelah itu ambil Jalan Medan Banda Aceh sesudah itu Masuk ke Jalan Soekarno-Hatta.

Kemudian jalan tersebut dapat masuk ke Jalan Sultan Iskandar Muda. Dan sehabis itu, anda dapat masuk ke Jalan Pelabuhan Lama Ulee Lheue.

Posisi Panta Ulee Lheue berada di samping kiri Jalan Pelabuhan Lama Ulee Lheue. Karena emang jalan tersebut adalah jalan menuju ke pelabuhan.

Daya Tarik Pantai Ulee Lheue Aceh

1. Ragam Wahana

Ada satu spot dengan ketinggian air yang tidak amat dalam, tepatnya sebelum akan Jembatan Ulee Lheue di depan kedai atau warung-warung yang berjajar.

Area ini umumnya suka di padati pengunjung sementara liburan tiba. Karena spot ini jadi lokasi yang pas untuk laksanakan wisata keluarga.

Gelombang airnya tidak tinggi, airnya bening, udaranya memadai fresh biarpun berada di samping jalan raya.

Bagi yang mengidamkan laksanakan aktivitas renang dengan anak-anak, di warung atau kedai sudah berjajar para penjaja atau sewa ban dengan berbagai ukuran dan bentuk yang menarik.

Dan umumnya selain berenang, para pengunjung menggunakan sementara dengan anak-anak dengan bermain pasir.

Terdapat termasuk wahana becak air masih di daerah daerah berenang. Sebuah hal yang menyenangkan sementara mengayuh becak air kalau dengan istri atau anak-anak.

Becak air ini hanya bisa di boseh oleh dua orang saja ya, dan ingat jangan jauh-jauh dari lokasi ini.

2. Wisata Kuliner

Terdapat warung atau kedai-kedai yang berjajar di dekat daerah berenang. Warung tersebut dengan pantai di pisahkan oleh bangunan lesehan.

Bangunan lesehan merupakan bagian dari pemilik warung yang ada di depannya. Memang gratis untuk duduk lesehan ini, tetapi ada baiknya anda mencoba jajanan kuliner yang di hidangkan di warung tersebut.

Rasanya amat sedap di lidah dan amat bersahabat dengan isi dompet. Di tambah minuman khas pantai yakni kelapa muda, sambil memandang ke laut terlepas jadi sebuah kenikmatan yang ga ada tara.

3. Spot Selfie

Saat hari makin sore, orang-orang menjadi berdatangan dan berada di selama pinggiran pantai. Hal tersebut karena penduduk selamanya mengidamkan memandang saat-saat matahari terbenam yang menghadirkan panorama luar biasa.

Sore hari jadi sementara kunjungan terbanyak, karena cahaya matahari tidak amat terik. Memang panorama di Pantai Ulee Lheue amat indah, supaya banyak sudut atau spot yang amat instagrammable.

Sepanjang pinggiran pantai sepenuhnya merupakan spot paling baik untuk pengambilan gambar, tiap tiap sudut menghadirkan latar yang tidak sama tetapi dengan hasil yang sama-sama indah dan amat layak diposting di tempat sosial anda.

Tidak sedikit orang menjadikan daerah Pantai Ulee Lheue untuk di jadikan sebagai keperluan konten tempat sosial.

4. Memancing

Yang paling akhir adalah memancing. Pantai Lee Lheue amat tenar sebagai surganya bagi para mancing mania. Banyak titik yang bisa di jadikan lokasi untuk memancing.

Sekalipun di atas jembatan dan di pinggir jalan raya, tidak sedikit orang yang laksanakan aktivitas memancing.

Memang memacing di Pantai Ulee Lheue menyajikan sensasi tersendiri, apalagi sementara memancing di atas bebatuan yang tersusun rapih, sambil nikmati keindahan alam hasil ciptaan Tuhan yang begitu memanjakan mata.

Dan para mancing mania sering termasuk beroleh ikan besar sementara laksanakan aktivitas slot resmi memancing di Pantai Ulee Lheue.

Baca Juga: Pemandangan Menakjubkan Di Bukit Mando’o Pulau Rote

Sejarah Ulee Lheue Aceh

Nilai sejarah sebuah daerah terutama objek wisata selamanya jadi kekuatan pikat tambahan untuk mendatangkan para wisatawan ke lokasi tersebut. Begitupun dengan sejarah Ulee Lheue Aceh.

Meskipun sejarah tentang Ulee Lheue hanya berdasar dari cerita rakyat, dari mulut ke mulut, tetapi patut jadi salah-satu sumber rujukan sebuah sejarah.

Sejarah nama Ulee Lheue berasal dari perihal terpisahnya Pulau Weh dengan Ulee Lheue yang di akibatkan salah-satunya oleh sebuah letusan gunung berapi.

Hal tersebut di rasa memadai rasional, karena terdapatnya kesamaan bebatuan yang ada di Ule Lheue dengan yang ada di Balohan Sabang jadi sebuah tandanya bahwa dahulu Ulee Lheue menyatu dengan Pulau Weh yang ada di Sabang.

Sejarah lahirnya nama Ulee Lheue di sita dari kata Ulee Lheueh yang berarti “terpisah”, maksudnya jadi terpisah karena momen alam.

Itulah sejarah nama Ulee Lheue biarpun hanya berdasar kepada cerita rakyat sekitar, tetapi sekali lagi patut jadi pertimbangan rujukan sejarah.

Terkait dengan sejarah Pantai Ulee Lheue ada salah-satu sumber yang menunjukkan bahwa dulunya pantai ini bernama Pantai Cermin.

Dan sejarah Pantai Cermin tidak bisa terlepas dari kisah Teungku Dianjong seorang ulama Tasawuf dan seorang yang faqih dalam ilmu fiqih, sudah menyelamatkan wibawa sultan di mata kerajaan Inggris pada sementara itu.

Begitulah sejarah, selamanya ada ruang habanero slot bagi sudut pandang yang lain. Tergantung darimana mengerti serta mrangkai sebuah rangkaian sejarah.